Deepdive

Dashboard portofolio cabang: kesehatan margin, pertumbuhan, profitabilitas, strategi, dan prioritas aksi.

💡 Cara memilih subpage

Navigasikan analisis performa cabang Anda dari ringkasan kesehatan finansial hingga audit granular per outlet.

🏠
Ringkasan

Status Utama & Gap

Baca cepat volume order, AOV, dan gap ketimpangan antar cabang di seluruh outlet.

🏪
Deep Dive

Audit Per Cabang

Audit cabang satu per satu: status margin harian, cogs, tren belanja, dan data pendukung.

🔭
Analisis

Strategi Portofolio

Baca analisis pertumbuhan jangka panjang, profitabilitas, dan strategi portofolio cabang.

*Total bisnis tetap paling pas dibaca di halaman Laporan Keuangan.
🏪 Pilih Cabang

Pusat Kendali Performa Cabang

Pilih cabang tertentu untuk menganalisis tren margin harian, breakdown pos biaya operasional, dan sebaran jenis pesanan secara mendalam.

KESIMPULAN EKSEKUTIF: Kinerja Cabang Prima

Cabang beroperasi dengan efisien, mencetak omzet Rp 235.949.000 dari 2.997 transaksi dalam 30 hari terakhir. Margin bersih terpantau sehat di level 31.6%, namun volume bisnis sedang mengalami kontraksi -4.1% dari baseline. Verifikasi pada grafik Kuartalan di bawah apakah penurunan ini murni efek siklus musiman (low-season). Tetap waspadai tren pergerakan biaya bahan.
💡 Pusat Rekomendasi Taktis

Tindakan korektif & panduan strategis

Gunakan rekomendasi sistem di bawah ini untuk mengambil tindakan atas tekanan biaya, inefisiensi operasional, serta strategi optimalisasi pertumbuhan cabang.

🔬 Operasional & Diagnostik

Bedah performa & detail biaya

Gunakan instrumen di bawah ini untuk menganalisis detail pengeluaran, radar peringatan operasional harian, serta tren perkembangan margin.

Parameter Analisis 30 Hari Terakhir (Aktif) 90 Hari Terakhir (Baseline) Selisih / Perubahan
📈 Net Margin (%) 31.6% 34.3% -2.7%
💵 Rata-rata Omzet Harian Rp 7.864.967 Rp 8.201.278 ▼ -4.1%
📦 Rata-rata Order Harian 99.9 order 103.4 order ▼ -3.4%
🛍️ Average Order Value (AOV) Rp 78.728 Rp 79.299 ▼ -0.7%
🥩 Biaya Bahan Baku
32,2%
🎯 Target normal maks 30%
0%30%40%
⚠️ Pantau Atas (30-35%)
Rasio mulai naik. Tinjau ulang pemakaian bahan baku harian.
▲ +1,6% vs Baseline 90 Hari
👥 Biaya SDM
13,8%
🎯 Target normal maks 30%
0%30%35%
🚨 Krisis (<15%)
Rasio sangat rendah. Risiko operasional dan pelayanan turun.
▲ +0,4% vs Baseline 90 Hari
⚙️ Biaya Operasional
22,4%
🎯 Target normal maks 30%
0%30%40%
👀 Pantau Bawah (<25%)
Pengeluaran rendah. Pastikan utilitas fasilitas tetap memadai.
▲ +0,7% vs Baseline 90 Hari
📎
Target normal 30% didasarkan pada kaidah keuangan 30-30-30-10 (30% Bahan, 30% SDM, 30% Operasional, 10% Laba Bersih). National Restaurant Association, Restaurant Industry Standard Benchmarks
💡 Bahaya Under-Budget (Efisiensi Semu)

Pengeluaran jauh di bawah batas target (<25% untuk bahan, <15% untuk SDM) tidak selalu berarti "hemat". Waspadai jebakan risiko tersembunyi berikut:

🥩
Biaya Bahan Baku

Margin Semu

Waspadai indikasi pencurian porsi oleh dapur (under-portioning) atau supplier menurunkan kualitas standar bahan diam-diam (downgrade).

👥
Biaya SDM

Krisis Understaffed

Waktu layanan (serving time) melambat tajam, tingkat kesalahan pesanan melonjak, dan staf lama terancam resign karena kelelahan (burnout).

⚙️
Biaya Operasional

Fasilitas Menurun

Menghemat biaya kebersihan, pemeliharaan AC, atau perbaikan alat makan dapat merusak pengalaman bersantap secara permanen di mata konsumen.

🧬 STRUKTUR KOMPOSISI BIAYA

Proporsi Rincian Pengeluaran Cabang

Bedah sumber pembengkakan biaya (Bahan, SDM, Operasional) untuk mengetahui pos pengeluaran mana yang butuh efisiensi segera.

📑 Ruang Data Pendukung

Pusat Data Ekstra & Perspektif Strategis

Gunakan lensa tambahan di bawah ini untuk membedah komposisi mesin pendapatan serta melacak pola tren kesehatan bisnis dalam jangka panjang (Kuartalan & YoY).