Analisis Perilaku Member
Pola pembelian customer member berdasarkan tier, frekuensi belanja, dan nilai transaksi.
Ringkasan 90 Hari Terakhir
13 Jan 2026 – 12 Apr 2026Hampir setiap restoran punya pelanggan yang sering datang — tapi tanpa pencatatan, kamu tidak tahu siapa mereka, seberapa sering mereka datang, atau kapan mereka mulai jarang kembali. Program member bukan untuk menciptakan pelanggan setia, tapi untuk mengenali yang sudah ada — supaya kamu bisa menjaga mereka sebelum pergi ke tempat lain tanpa kamu sadari.
Total Member Aktif
Total Order Member
Total Belanja (Rp)
Rata-rata Nilai Order (Rp)
Kontribusi per Tier (90 Hari Terakhir)
Total Belanja per Tier
Perbandingan Minggu Ini vs Minggu Lalu
Tier Gold berkontribusi besar pada revenue meski jumlahnya sedikit — program retensi Gold perlu diprioritaskan. Tier Bronze yang volumenya besar adalah peluang upgrade melalui program loyalitas.
Tren Belanja Harian (30 Hari Terakhir)
Tren per Tier
Belanja Member per Kota (90 Hari)
Pola tren harian memperlihatkan hari-hari dengan lonjakan aktivitas member — bisa dijadikan momentum promo. Distribusi kota membantu menentukan area prioritas ekspansi.
Top Member — Belanja Tertinggi (90 Hari Terakhir)
Member dengan frekuensi tinggi tapi total belanja rendah artinya sering datang tapi selalu pesan yang murah — kandidat program upselling. Member dengan frekuensi rendah tapi AOV tinggi artinya jarang datang tapi sekali datang belanja besar — kandidat program frekuensi seperti stamp card.
Distribusi Tier per Kota (90 Hari Terakhir)
Jumlah Member per Tier per Kota
Total Belanja per Tier per Kota
Kota dengan proporsi Gold tinggi adalah area prioritas untuk program retensi premium. Kota dengan mayoritas Bronze tapi total belanja besar berarti banyak member potensial yang belum naik tier — cocok untuk program upgrade.
Cohort — Member Berdasarkan Bulan Bergabung
Apa itu cohort? Cohort adalah cara mengelompokkan member berdasarkan kapan mereka pertama kali bergabung — misalnya "semua member yang daftar bulan Januari" adalah satu cohort. Dengan membandingkan antar cohort, kamu bisa tahu apakah member yang baru daftar sekarang kualitasnya lebih baik atau lebih buruk dari yang daftar setahun lalu. Tanpa cohort, angka rata-rata keseluruhan bisa menipu — kelihatan bagus padahal member lama sudah mulai pergi.
Kenapa program member penting? Mendatangkan pelanggan baru biayanya 5–7x lebih mahal dari mempertahankan yang sudah ada. Program member memberi alasan bagi pelanggan untuk kembali — bukan karena diskon semata, tapi karena mereka merasa dikenal dan dihargai. Data di bawah ini adalah alat untuk tahu program member kamu berjalan atau tidak.
Rata-rata Belanja per Member per Cohort
Frekuensi Mingguan per Cohort
Cara membaca tabel ini:
Avg Belanja per Member — rata-rata total uang yang dikeluarkan satu member dalam 90 hari terakhir. Ini ukuran seberapa berharga satu member secara finansial. Cohort dengan angka ini tinggi berarti member dari bulan itu loyal dan belanja besar. Kalau cohort lama angkanya terus turun, artinya member lama mulai jarang kembali — program retensi perlu diperkuat.
Avg Frekuensi (order/minggu) — rata-rata berapa kali satu member memesan dalam seminggu. Ini ukuran kebiasaan, bukan sekadar uang. Member yang datang 3x seminggu dengan order kecil lebih sulit digantikan daripada member yang datang sekali sebulan tapi belanja besar — karena kebiasaan jauh lebih sulit diputus. Kalau frekuensi cohort baru lebih rendah dari cohort lama, berarti member baru belum terbentuk kebiasaannya — perlu program onboarding yang mendorong kunjungan kedua dan ketiga.
Pola ideal: cohort makin baru, avg belanja dan frekuensi makin tinggi — artinya program member semakin efektif dari waktu ke waktu. Kalau sebaliknya, evaluasi cara rekrutmen member dan benefit yang ditawarkan.
Member Berisiko Churn
Threshold berbeda per tier: Gold 14 hari, Silver 21 hari, Bronze 30 hari — disesuaikan dengan pola kunjungan normal tiap segmen. Member dengan frekuensi tinggi yang tiba-tiba berhenti lebih urgent ditangani daripada member yang memang jarang datang.
